Kata-kata Tidak Lagi Bermakna
Ketika semua terungkap, kala janji terucapkan...
Sepucuk surga ditawarkan...
Sampai kulupakan pada semua...
Namun apakah hati masih bicara...
Kupun tidak mau lagi mengais luka...
Seperti kutertatap bagai pengecut yang hampa...
Bukankah semu kalau sebuah janji hanya dianggap lalu...
Semua hanya pekat menuju kekufuran atas ragu...
Walau jalan tanpak terang...
Tapi tiap tepian telah gersang...
Hatipun sudah tidak mau ternoda...
Tepisanmu buatku menjadi bahan tawa...
Jalan memang sudah berarak keburukan...
Carapun kadang dianggap kesalahan...
Kelakuanku hanya menjadi kebusukan tiap terka...
Kupun berdiri dan berjalan tanpa mau menjadi sia-sia.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar